Spinal Cord Injury Memicu Kematian, Ini Dialami Anna Laura, Apa Itu?

Spinal Cord Injury merupakan suatu penyakit yang berpotensi terjadi pada seseorang. Hal ini bahkan terjadi pada selebgram Indonesia Laura Anna. Ia mengidap penyakit ini hingga menghembuskan nafas terakhirnya waktu lalu. Seperti apa dan penyebab pasti seseorang mengidap penyakit ini?

Apa Itu Spinal Cord Injury?

Dalam dunia kesehatan, penyakit ini merupakan cedera tulang belakang. Suatu kerusakan yang ada pada sumsum tulang belakang. Sehingga mengarah pada jenis trauma fisik serius yang memiliki dampak permanen dan cukup signifikan pada aspek kehidupan.

Tugas dari sumsum belakang adalah mengirimkan pesan dari otak ke bagian tubuh.Sehingga mengarahkan pesan dari tubuh ke otak. Jika sumsum tulang belakang cedera, maka semua impuls akan terganggu.

Akibatnya hilang sensasi dan mobilitas total. Kondisi ini lebih dekat ke leher dan mengakibatkan kelumpuhan pada semua bagian tubuh.

Penyebab Seseorang Mengalami Spinal Cord Injury

Umumnya seseorang yang mengalami hal ini adalah mereka yang mengalami kekerasan atau kecelakaan. Secara lebih detail, salah satunya adalah serangan kekerasan berupa penusukan atau tembakan.

Selain itu menyelam ke dalam air yang terlalu dangkal dan menabrak dasaran itu uga bisa menjadi penyebabnya. Terkadang juga ada yang mengalami trauma saat kecelakaan mobil baik kepala, wajah, punggung, dada dan leher. Bahkan terjadi cedera kepala maupun tulang belakang seperti yang dialami Laura Anna.

Kemungkinan lain karena kecelakaan listrik, jatuh dari ketinggian, beberapa kondisi medis berupa polio dan spina bifida. Itulah yang menjadi faktor penyebab seseorang mengalami Spinal Cord Injury ini.

Gejala yang Terjadi

Berbicara gejala yang terjadi pada seseorang yang mengalami hal cedera ini cukup bervariasi. Sehingga mereka harus mencari perawatan medis apabila mengalami hal seperti rasa sakit yang luar biasa pada kepala, punggung dan leher.

Selain itu lebih mengarah pada kelemahan dan ketidakmampuan untuk berjalan atau bergerak pada kaki. Jika dibiarkan semakin lama, seseorang tersebut akan mengalami sesak nafas atau kesulitan bernafas.

Semakin terasa kesulitan dengan keseimbangan dan koordinasi. Sehingga orang tersebut juga mengalami mati rasa serta kesemutan pada ekstremitas. Terlebih dengan gejala kehilangan kontrol kandung kemih atau usus.

Meskipun begitu, tidak semua yang disebutkan sebagai gejala ini mengarah kepada Spinal Cord Injury. Karena tulang punggung yang patah dan memberikan tekanan pada sumsum tulang belakang juga menyebabkan gejala yang masih mungkin akan hilang setelah tulang tersebut menunjukkan tanda kesembuhan.

Namun jika mengalami ini maka diperlukan perawatan medis yang darurat. Jika Anda mengalami cedera punggung sebaiknya tidak melakukan aktivitas mengangkat atau memindahkan. Hal ini akan memperburuk kerusakan secara lebih lanjut.

Untuk gejala jangka panjang akan mengakibatkan hilangnya pergerakan bagian tubuh, kehilangan perasaan, kehilangan kontrol usus, rasa sakit baik ringan hingga berat, refleks abnormal, kejang otot, hilangnya fungsi seksual. Selain itu juga kesulitan berjalan dan menjaga keseimbangan hingga kesulitan bernafas dan batuk.

Cara Perawatan dan Pemulihan

Sebenarnya cedera Spinal cord injury ini tidak ada obatnya. Hanya saja pihak rehabilitasi mampu membantu mendapatkan lebih banyak kebebasan bergerak. Terkait perawatan sera waktu pemulihan tergantung pada jenis cedera yang diderita seseorang.

Dengan menilai kasus dan mengembangkan rencana perawatan hingga kerangka waktu pemulihan yang sesuai dengan jenisnya. Selain mempertimbangkan jenis, tim medis akan melihat tingkat cedera untuk mencegah komplikasi.

Beberapa yang dilakukan demi meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidup jangka panjang adalah dengan terapi okupasi, terapi fisik dan rehabilitasi.

Terlebih psikoterapi dan konseling membantu mengatasi trauma emosional setelah mengalami cedera ini. Pengobatan standar dari cedera ini adalah pembedahan. Pembedahan ini ada resiko kerusakan lebih lanjut. sehingga menyesuaikan dengan cedera yang dialami. Pemulihan akan lebih mudah jika mendapatkan dukungan emosional dari keluarga.

Pencegahan

Dalam mengurangi resiko cedera, sebaiknya Anda berkendara dengan aman sesuai dengan aturan keamanan dalam berkendara. Apabila berenang maka pastikan kedalaman air sebelum menyelam.

Lakukan tindakan pencegahan saat berolahraga atau aktivitas kebugaran lainnya. Hindari minum alkohol dan minuman memabukkan sehingga menghilangkan kesadaran saat berkendara. Sehingga Anda tidak mengalami Spinal Cord Injury

2 thoughts on “Spinal Cord Injury Memicu Kematian, Ini Dialami Anna Laura, Apa Itu?”

Leave a Comment

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: