Teleskop James Webb Tercanggih Kembali Alami Penundaan Peluncuran

Teleskop James Webb yang mendapatkan singkatan JWST ini menjadi terkenal karena kabarnya memiliki teknologi yang canggih dan bisa gantikan Hubble. Namun pembuatannya sejak beberapa puluh tahun silam ini terus alami penundaan peluncuran.

Tidak heran jika warganet selalu berhasil penasaran dan menaruh perhatian pada berita perkembangannya. Beberapa bahkan menantikan apakah benar jika data yang akan didapatkan dari teleskop ini memiliki tingkat keakuratan lebih baik.

NASA mengkonfirmasi kembali bahwa peluncurannya akan kembali alami penundaan sejak kemarin. Tepat pada Kamis, 17 Desember 2021 dalam konferensi pers terbarunya.

Karena alami kerusakan pada bagian kabel komunikasi. Sehingga mereka umumkan bahwa peluncurannya kembali lagi-lagi harus ditunda.

Kabar Terbaru, Teleskop James Webb Kembali Alami Penundaan

JWST atau terkenal sebagai Next Generation Space Telescope (NGST). Teknologi yang hadir pada teleskop terbaru ini akan mengoptimalkan penggunaan pada spektrum inframerah.

Karena pada bagian kabel komunikasinya alami kerusakan. Selain itu, mereka pihak observatorium dan roket mengalami permasalahan ini dari data yang terputus-putus.

Sehingga NASA memberikan pernyataan bahwa pada akhirnya mereka harus menjadwal ulang. Penundaan ini belum mereka pastikan tanggalnya, namun masih dalam pekan depan.

Sekitar pada 22 sampai 24 Desember 2021 akan ada menjadi tanggal peluncurannya. Oleh karena itu, target ini akan menjadi patokan dari mereka.

Mereka berikan data bahwa informasi dari penundaan ini akan tersedia pada akhir pekan. Maka dari itu, alat luar angkasa ini menjadi perhatian kembali.

Jadi Misi Sains Termahal

Teleskop James Webb ini kabarnya menjadi salah satu misi sains termahal. Dari biayanya dalam observatorium saja perkiraannya mencapai 10 miliar Dolar, sejak beberapa puluh tahun terakhir.

Kerja sama dari NASA, ESA dan bahkan beberapa kontribusi lainnya. Teleskop James Webb akan mendapatkan data yang lebih akurat dan canggih.

Wajar apabila kali ini mereka habiskan biaya yang cukup fantastis. Karena bertahun-tahun mereka menggarap dan menelitinya untuk mewujudkan alat yang benar-benar canggih ini.

Proyek ini bahkan akan diluncurkan melalui Pelabuhan Antariksa Eropa yang berlokasi di Guyana Prancis. Misi kompleksnya menjadi investasi yang cukup berpengaruh sampai dekade ini.

Susunan Alat Teleskop James Webb

Alat canggih ini hadir dengan lima lapis yang akan menaungi cermin, instrumen sains, dan detektor lainnya. Namun mereka akan berikan perlindungan cukup baik dengan suhu yang bisa mencapai 370 derajat Fahrenheit bahkan – 223 derajat Celcius.

Para astronom memberikan lapisan kapton dan aluminium. Lapisan ini memiliki tebal yang kira-kira seperti rambut manusia. Sedangkan pada bagian payung yang menjadi penahan atau kerainya memiliki ukuran sangat besar.

Mencapai ukuran lapangan bola tenis ketika sudah berhasil terbuka di luar angkasa. Maka dari suhu dingin dari teleskop raksasa berukuran 6,5 meter ini berhasil curi perhatian.

Sudah menjadi rahasia umum apabila sejak tahun 1996 alat ini merupakan kolaborasi dengan 17 negara. Beserta dengan lembaga penting lainnya dalam Program Apollo ini.

Misi Teleskop James Webb

NASA menjelaskan apabila data yang akan hadir dari teleskop terbaru ini klaimnya bisa lebih baik 10 kali lipat dari milik Hubble. Salah satu teleskop yang sudah sangat legendaris dan berjasa dalam berbagai penelitian dan data yang terungkap dari luar angkasa.

Misi utamanya adalah mengungkap misteri dari berbagai objek luar angkasa yang sampai saat ini belum manusia ketahui. Maka dari itu, peluncurannya dapatkan banyak perhatian dari dunia luas sampai saat ini.

Mulai dari asal muasal sebuah galaksi dan objek lainnya yang berada di luar angkasa. Lalu bagaimana evolusi dari galaksi dan pembentukan berbagai bintang juga planet yang belum terungkap.

Berbagai tanda dari kimia dan kehidupan luar planet yang kita huni, Bumi, akan segera terungkap. Banyak sekali kelahiran dari bintang baru juga adanya lubang hitam yang supremasi alami banyak evolusi. Alat ini akan bisa beroperasi sampai lebih dari 3 dekade dan memiliki standar cukup tinggi pada masa depan.

Teleskop James Webb perkiraannya akan menjadi penelitian terpanjang dan tercanggih yang ada di alam semesta. Apakah Anda juga penasaran dengan penelitian terbaru dari kolaborasi berbagai kalangan ini?

Leave a Comment

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: