Tips Investasi Di Pasar Modal Bagi Para Investor Yang Masih Pemula

Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi di pasar modal, akan lebih baik jika memahaminya terlebih dahulu. Pasar modal ini merupakan bertemunya antara pihak yang membutuhkan modal dan pihak yang memiliki modal.

Pada dasarnya sama dengan jenis pasar umumnya, hanya saja yang menjadi pembedanya adalah metode yang digunakan dan juga kegiatannya. Saat ini banyak sekali yang berlomba-lomba untuk menjadi seorang investor saham karena sudah mulai banyak yang merlirik potensi keuntungan yang akan di dapatkan pada pasar modal.

Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang

Pada saat akan melakukan investasi di pasar modal lebih baik cari tahu dahulu perbedaan dari pasar uang dan pasar modal. Berikut ini adalah informasi secara lengkapnya :

1. Pasar modal

Pasar modal merupakan tempat instrumen untuk jangka panjang yang ditransaksikan dan pasar modal ini akak termasuk obligasi dan saham. Peranan pasar modal dalam perekonomian begitu penting untuk suatu negara. Di Indonesia sendiri pasar modal sendiri mempunyai perkembangan yang sangat pesat. Hal ini ditandai dengan jumlah investor yang sangat signifikan.

Jika secara umum pasar modal ini berarti mempertemukan pihak yang mempunyai dana lebih dan juga pihak yang memerlukan dana. Pasar modal ini juga terdiri dari dua yaitu pasar modal konvensional dan syariah. Perbedaan pasar modal syariah dan konvesional sendiri itu pada pemenuhan kriteria di dalam prinsip hukum Islam.

Jika dilihat dari sudut pandang syariah, pasar modal syariah adalah salah satu media atau muamalah yang menurut hukum Islam tidak dilarang selama tidak ada transaksi yang bertentangan dengan ketentuan yang sudah di gariskan secara syariah, seperti transaksi yang memiliki bunga dan riba, tidak jelas dan mempunyai potensi terdapat penipuan.

Itulah pengertian pasar modal syariah yang memang harus diketahui, agar nantinya dapat bisa lebih membedakan perbedaan dari keduanya sehingga bisa melakukan investasi dengan lebih tenang dan nyaman.

2. Pasar Uang

Pasar uang adalah sebuah pasar instrumen jangka pendek ditransaksikan. Instrumen dalam keuangan ini umumnya akan meliputi instrumen yang mempunyai jatuh tempo kurang dari satu tahun. Misalnya pinjaman antar bank dengan jangan pendek, commercial paper, NCD dll. Pasar uang umumnya akan melibatkan institusi keuangan misalnya perusahaan broker dan juga perbankan komersial.

Dilihat dari penjabaran di atas sudah bisa diketahui perbedaan pasar uang dan pasar modal, sehingga nantinya tidak akan salah.

Jenis Jenis Pasar Modal

Ada 3 jenis pasar modal yang harus diketahui, yaitu :

1. Bursa Paralel

Merupakan jenis pasar modal yang melengkapi dan tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sehingga pada saat melakukan transaksi dapat dilakukan di kantor dealer maupun broker dan di awasi oleh OJK.

2. Pasar Primer

Sebagai wadah penawaran saham yang pertama kali oleh emiten terhadap investor selama watu yang sudah ditentukan oleh pihak penerbit. Biasanya akan dilakukan dalam 6 hati kerja sebelum saham akan diperdagangkan pada pasar sekunder.

Pihak emiten akan memberikan sebuah penentuan harga saham bersamaan dengan pinjaman emisi dengan melakukan analisis secara fundamental. Transaksi dalam pasar primer akan dilakukan dengan cara melakukan pembelian saham dan melakukan pesanan lewat penjaminan emisi.

3. Pasar Sekunder

Merupakan kelanjutan dari pasar primer, sebagai wadah dalam transaksi jual beli berbagai jenis efek yang sudah Mely masa penawaran di pasar perdana sudah lebih dari 70 hari. Transaksi yang ada di pasar sekunder nantinya tidak akan dilakukan para investor dengan emiten, melainkan investor dan investor dan di sanalah akan terjadi penawaran dan permintaan.

Proses demand supply itulah yang akan mengakibatkan  terjadinya volatilitas pada harga saham. Pada pasar sekunder, investor juga akan bebas membeli efek. Kapan saja dengan menggunakan volume tertentu berdasarkan dengan kemampuan finansial dan inilah yang menjadi perbedaan pasar perdana dan pasar sekunder.

Tips Sukses Investasi di Pasar Modal

Setidaknya ada lima tips penting ketika akan memulai investasi di pasar modal, yaitu :

1. Memahami Produk Investasi

Sebelum memulai investasi jika masih pemula harus perlu memahami produk yang akan dibeli. Jika akan berinvestasi di pasar modal, maka harus paham betul dengan saham yang akan dibeli dari suatu perusahaan maupun emiten yang terdapat di pasar modal.

Misalnya cari tahu produk yang akan dijual oleh perusahaan atau dari mana saja asal sumber pemasukan perusahaan, dan proses bisnisnya. Bukan hanya itu saja ketahui sumber pemasukan perusahaan, sudah terdaftar di OJK atau belum karena peranan OJK dalam pasar modal begitu penting. Hal ini untuk bisa menghindari investasi abal-abal, dan bodong sehingga membutuhkan banyak sekali literasi.

2. Analisis Jangka Panjang

Pada saat akan melakukan investasi di pasar modal, lakukan analisis terlebih dahulu hal yang berkaitan dengan emiten yang akan dibeli sahamnya. Ada banyak rasio yang harus dilakukan analisis, yaitu returt of investment dan returi of equity.

ROI dan ROE merupakan tingkatkan keuntungan yang di dapatkan dari satuan rupiah yang ditanamkan pada perusahaan. Selain itu tida kalah penting perhatikan untuk mempertimbangkan future value.

3. Pilih Instrumen Investasi yang Sesuai

Aset dalam pasar modal berupa sekuritas, jika ingin investasi di pasar modal maka perlu belajar lebih banyak berkaitan dengan risikonya. Baik itu risko waktu, aset atau return, selain itu jangan menggunakan uang jangka pendek untuk melakukan investasi, karena bersifat tidak liquid dan tidak akan bisa memberikan garansi bahwa membeli saham hati ini harga masih sama esok harinya.

Jika menganut prinsip syariah jangan menggunakan sistem trading karena trading ini menransaksikan sesuatu tanpa mempunyai dasar yang jelas dan bersifat spekulasi. Pada syariah harus memiliki dasar jelas, baik dari segi kebutuhan dan keilmuan.

4. Cek Lembaga yang Akan Digunakan Untuk Berinvestasi

Jika masih pemula jangan terburu-buru melakukan investasi, satu hal. Penting dalam  berinvestasi melakukan pengecekan keabsahan lembaga. Pastikan lembaga tersebut sudah berizin dari lembaga yang berwenang dan sudah diatur oleh UU

Sementara jika ingin melakukan investasi di pasar modal, maka dapat menyerahkan pada ahli pasar modal seperti Bursa Efek Indonesia supaya dapat melakukan pengecekan keaby izin lembaga, dan meminta petunjuk berdasarkan aspek legal dari lembut untuk melakukan investasi.

5. Jangan Muda Menyerah

Kunci sukses dalam melakukan investasi adalah kesabaran dan juga konsisten. Selalu lebih optimistis, pantang menyerah dan tidak takut ketika harus mengambil risiko akan membuat Anda nantinya lebih bisa kuat untuk bertahan sampai nantinya mendapatkan keuntungan.

Jangan terburu-buru dengan risiko gagal dan juga ingin cepat mendapatkan kekayaan, selalu tanamkan mindset positif sebelum Anda memutuskan untuk memulainya. Kesuksesan seseorang memang akan dipengaruhi dari mindset karena akan memberikan dampak yang signifikan, hal ini juga akan menentukan kesuksesan.

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: